5+ Cara Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen

Dwi Arizki Verdianto
Dwi Arizki Verdianto
5+ Cara Mematikan Update Windows 10 Secara Permanen

Banyak orang ingin mematikan update windows 10, karena menurut mereka hal tersebut cukup mengganggu.

Hal yang paling sering terjadi adalah ketika user ingin melakukan restart atau shutdown, mereka malah harus menunggu sangat lama karena adanya update.

Jika kamu mengalami hal tersebut, maka tidak perlu khawatir karena windows update sebenarnya bisa dinonaktifkan.

Di sini, kamu bisa mencoba berbagai macam cara untuk mematikan windows update baik secara permanen ataupun sementara.

Langsung saja, simak penjelasannya berikut ini.

1. Menonaktifkan Update Services

Untuk mematikan update pada windows 10, kamu bisa mematikan fitur update service.

Windows Update Service adalah fitur yang secara otomatis mendownload dan menginstall update terbaru dari windows 10 melalui internet.

Untuk mematikan windows update service, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Tekan kombinasi tombol Windows + R untuk membuka dialog Run. dialog run pada windows 10
  2. Ketik services.msc kemudian klik OK. service msc pada dialog run windows 10
  3. Pada jendela Services, cari dan double klik pada Windows Update. services untuk windows update
  4. Pada jendela yang muncul, ganti Startup Type menjadi Disabled. Kemudian ganti Service Status menjadi Stop. disable dan stop windows update
  5. Klik Apply kemudian Ok untuk menyimpan perubahan.
  6. Terakhir, restart windows 10 kamu untuk menerapkan perubahan.

2. Mengubah Group Policy

Selain menggunakan cara di atas, kamu juga bisa mematikan update windows 10 melalui Group Policy.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Tekan tombol Windows + R, ketik gpedit.msc kemudian Enter atau klik OK. gpedit msc pada jendela run windows 10
  2. Akan terbuka jendela Local Group Policy Editor, kemudian pada panel sebelah kiri arahkan dan klik pada folder Computer Configuration > Administrator Templates > Windows Components > Windows Update. tampilan local group policy editor
  3. Di panel sebelah kanan, double klik pada Configure Automatic Updates. menu configure automatic updates di windows 10
  4. Pada jendela popup yang terbuka, pilih Enabled dan pilih Notify for download and auto install pada bagian options. enable dan notify pada configure automatic updates windows 10
  5. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
  6. Restart komputer kamu untuk menerapkan perubahan.

Baca Juga: Cara Mematikan Windows Defender

3. Mengatur Task Scheduler

Windows update dilakukan secara otomatis karena adanya penjadwalan.

Oleh karena itu, kamu juga bisa mematikan update windows 10 dengan menonaktifkannya melalui Task Scheduler.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Ketik Task Scheduler pada kotak pencarian atau start menu.
  2. Pilih Task Scheduler, maka akan terbuka jendela baru. task scheduler pada start menu windows 10
  3. Pada panel sebelah kiri, pilih Task Scheduler Library > Microsoft > WIndows > WIndowsUpdate. task scheduler untuk windows update
  4. Pada panel tengah, klik kanan pada Scheduled Start, pilih Disable. disable scheduler pada windows update
  5. Tutup jendela Task Scheduler, dan lakukan restart untuk menerapkan perubahan.

4. Melalui Registry

Selain menggunakan cara di atas, kamu juga bisa mematikan windows update melalui registry.

Namun, perlu diingat bahwa cara ini agak beresiko karena harus mengedit registry yang ada pada windows.

Jika salah atau keliru sedikit saja, bisa-bisa windows kamu tidak bisa booting.

Oleh karena itu, pastikan kamu sudah melakukan backup data atau membuat system restore sebelum memutuskan untuk menggunakan cara ini.

Kalau sudah yakin, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mematikan windows update melalui registry.

  1. Tekan kombinasi tombol Windows + R untuk membuka dialog Run, ketik regedit kemudian OK dan Yes. perintah regedit di windows 10
  2. Pada jendela Registry Editor, arahkan pada folder berikut: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows tampilan registry editor untuk windows update
  3. Klik kanan pada Windows dan pilih New, kemudian pilih Key. menu new key pada regedit
  4. Beri nama key tersebut dengan AU.
  5. Klik pada key AU yang baru saja dibuat, kemudian klik kanan pada area kosong dan pilih New > DWORD (32-bit) Value. menu new dword untuk windows update
  6. Beri nama AUOptions dan tekan Enter untuk melanjutkan. auoptions untuk windows update
  7. Double klik pada Auoptions yang baru saja dibuat.
  8. Pada jendela popup yang muncul, ganti value data dari 0 menjadi 2. jendela setting auoptions
  9. Klik OK untuk menyimpan perubahan.
  10. Selesai, restart komputer untuk menerapkan perubahan.

Baca Juga: Cara Masuk Safe Mode Windows 10

5. Mengatur Meter Work Connection

WIndows update juga bisa dihentikan dengan cara membatasi penggunaan bandwdith atau koneksi internet yang digunakan.

Cara ini berlaku jika kamu menggunakan Wi-Fi sebagai koneksi utama kamu (tidak berlaku untuk pengguna Ethernet/LAN).

Cara untuk mengatur meter work connection adalah sebagai berikut.

  1. Klik kanan pada Start menu WIndows 10 dan pilih Settings.
  2. Pada jendela popup yang muncul, pilih Network & Internet.
  3. Pada jendela yang muncul, pilih Status pada bagian kiri untuk melanjutkan.
  4. Selanjutnya, pilih Change Connection Properties.
  5. Kemudian, aktifkan Set as Metered Connection menjadi On. metered connection di windows 10

Dengan mengatur metered connection seperti cara di atas, kamu sudah bisa mematikan update windows 10, karena pada dasarnya, windows update memerlukan bandwidth yang cukup banyak.

Baca Juga: Cara Mengatasi Windows Script Host access is disabled

6. Pause Windows Update

Nah, cara terakhir, kamu bisa melakukan pasuse windows update selama 35 hari.

Jika kamu hanya ingin mematikan windows update dengan sementara, kamu bisa menggunakan cara ini.

Namun, jika kamu ingin mematikan windows update secara permanen, kamu bisa pilih salah satu dari 5 cara yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Langkah-langkah untuk melakukan pause windows update adalah sebagai berikut.

  1. Klik kanan pada start menu kemudian pilih Ikon Settings. ikon settings yang ada pada start menu windows 10
  2. Pada jendela popup yang muncul, pilih Update & Security. menu update and security pada settings windows 10
  3. Pada jendela yang muncul, arahkan ke Windows Update pada panel sebelah kiri kemudian pilih Advanced Options pada panel sebelah kanan.
  4. Pada jendela popup yang muncul, arahkan ke bagian Pause Updates kemudian aktifkan dengan mengubahnya menjadi On.

Dengan cara ini, kamu akan mematikan update windows 10 selama 35 hari saja.

Setelah 35 hari, kamu harus menginstall update terbaru yang tersedia sebelum bisa melakukan pause lagi.

Baca Juga: Cara Mengatasi Blue Screen di Windows 10


Nah, itulah beberapa cara untuk mematikan update pada windows 10.

Secara garis besar, langkah untuk mematikan windows update secara permanen adalah:

  1. Mematikan Update Services
  2. Mengubah Group Policy
  3. Mengubah Registry, serta
  4. Mematikan Windows Update Tasks

Dari cara-cara di atas, kamu bisa pilih salah satu yang menurutmu paling mudah, atau bisa juga jika ingin menerapkan semuanya.

Jika kamu punya cara lain untuk mematikan windows update, kamu juga bisa membagikannya dengan berkomentar di bawah ini.

Selamat mencoba.

Dwi Arizki Verdianto
Ditulis Oleh Dwi Arizki Verdianto

Dwi adalah penulis utama di Teknogram. Dia merupakan seorang web developer dengan keahlian utama di bidang pengembangan web, open source, dan sistem operasi.

Beri Komentar