Root

Apa itu Root?

Root atau rooting adalah proses unlocking sistem operasi sehingga memungkinkan pengguna untuk mendapat akses penuh pada sistem dan fitur android.

Rooting pada dasarnya dilakukan dengan menambahkan suatu fungsi Linux standar yang telah dihilangkan.

File berukuran kecil yang disebut su akan ditambahkan dalam sistem dan diberikan ijin sehingga user (pengguna) lain dapat mengaksesnya. File ini akan mengubah user normal menjadi superuser.

Proses rooting memungkinkan pengguna ponsel untuk menginstal aplikasi yang tidak disetujui, menghapus bloatware (aplikasi bawaan) yang tidak digunakan, meng-update sistem operasi, dan mengkustomisasi berbagai hal lain yang tidak bisa dilakukan sebelumnya.

Umumnya, pengguna memerlukan bantuan pihak ketiga untuk dapat melakukan proses rooting pada ponsel android.

Fungsi Root Android

Root memungkinkan pengguna dapat mengakses lebih banyak fitur dan sistem android.

Root biasanya dilakukan untuk mengakses fungsi tertentu.

Beberapa fungsi dari root adalah:

1. Memodifikasi File dan Data dalam Android

Sejumlah file dan data terkait sistem android berstatus tidak bisa dibuka (locked), yang artinya pengguna tidak memiliki akses untuk mengubah atau menghapus file tersebut.

Proses rooting dapat membuka akses untuk memodifikasi locked file.

2.  Menghapus Bloatware

Ponsel android telah terinstal sejumlah aplikasi bawaan yang umumnya tidak bisa dihapus, sehingga dapat menambah beban memori walau aplikasi tidak digunakan.

Rooting memungkinkan pengguna menghapus bloatware yang tidak diinginkan.

3. Bebas Menginstal Aplikasi

Beberapa aplikasi tidak dapat diinstal karena sistem operasi android tidak menyetujuinya.

Namun, setelah melakukan rooting, pengguna dapat menginstal aplikasi yang diinginkan, termasuk yang tidak disetujui sistem.

4. Menginstal ROM custom

Salah satu fungsi root pada android ialah untuk menginstal ROM custom dari pihak ketiga.

Root dapat berfungsi untuk membuat back up aplikasi dan sistem pada android.

5. Mengubah clock speed CPU

Rooting memungkinkan pengguna untuk mempercepat (overclock) atau memperlambat (underclock) prosesor dalam ponsel.

Kelebihan dan Kekurangan Rooting Android

Rooting memungkinkan pengguna mendapatkan ekstra akses pada sistem.

Namun, hal tersebut juga membawa risiko tersendiri.

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan rooting android:

1. Kelebihan Rooting

Salah satu kelebihan yang diperoleh dengan melakukan rooting ialah memungkinkan pemasangan aplikasi yang tidak didukung ponsel.

Rooting android juga memungkinkan pengguna menghapus aplikasi bawaan ponsel.

Setelah rooting, kamu bisa memindahkan aplikasi ke kartu SD. Dengan begitu, kamu bisa mengosongkan ruang lebih pada memori ponsel.

2. Kekurangan Rooting

Kekurangan rooting yang pertama yaitu proses ini cukup riskan untuk dilakukan.

Jika terdapat kesalahan selama proses rooting, maka ponsel dapat mengalami kerusakan dan tidak mau menyala.

Rooting android meliputi proses modifikasi kode dalam sistem sehingga dapat berakibat kerusakan software.

Proses rooting termasuk tindakan ilegal sehingga akan menghilangkan garansi pada perangkat.

Produsen tidak akan menanggung kerusakan yang terjadi akibat rooting.

Bukan itu saja, rooting dapat menyebabkan sejumlah aplikasi dan fitur berhenti sehingga ponsel kehilangan kinerja.

Sebelum kamu memutuskan untuk rooting android, ada baiknya untuk mengingat bahwa proses ini akan mengubah semua hal terkait inherent security dari produsen ponsel.

Cara Root Android 

Cara melakukan rooting pada android tergantung pada jenis ponselmu.

Beberapa ponsel memiliki pencegahan akses tanpa ijin, mementara ada ula perangkat yang didesain untuk bisa di-unlock dengan mudah dan aman.

Salah satu cara rooting android ialah menggunakan aplikasi KingoRoot. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melakukan root pada lebih dari 100.000 tipe smartphone android.

Berikut cara rooting android menggunakan KingoRoot:

1. Download KingoRoot

Pertama-tama, kunjungi halaman KingoRoot Android untuk mengunduh aplikasinya secara langsung.

2. Install pada Ponsel

Selanjutnya, instal aplikasi KingoRoot pada ponsel.

Jika perangkatmu menolak, cobalah ubah bagian Keamanan di Pengaturan ponsel, lalu ubahlah untuk mengijinkan penginstalan dari Sumber Tidak Dikenal.

3. Jalankan Aplikasi

Langkah selanjutnya ialah membuka aplikasi KingoRoot, lalu tap pada One Click Root.

Jika proses berjalan lancar (dengan koneksi internet on), maka ponsel akan selesai menjalani rooting dalam hitungan menit.

Proses root ini bisa berguna untuk berbagai macam hal, khususnya jika kamu ingin menggunakan aplikasi modifikasi seperti WhatsApp mod atau sejenisnya.


Kutip Istilah Ini

Verdianto, Dwi Arizki. 2023. “Root - Pengertian, Fungsi, dan Cara Menggunakannya”. Teknogram. Diakses 22 April 2024. https://teknogram.id/kamus/root/

Berhasil Disalin

Dwi Arizki Verdianto

Dwi adalah penulis dan editor di Teknogram. Dia merupakan seorang web developer dengan keahlian utama di bidang pengembangan web, open source, dan sistem operasi.

Joystick

Joystick adalah suatu perangkat input yang dapat digunakan...

NTFS

NTFS (New Technology File System) adalah suatu sistem...

IPS

IPS adalah singkatan dari In Plane Switching, yaitu sebuah fitur...

Taskbar

Taskbar adalah suatu elemen pada OS yang terletak...

Access Point

Access point (AP) adalah perangkat jaringan wireless yang...

RAM

RAM atau Random Access Memory adalah jenis memori...