Access Point

Apa itu Access Point?

Access point (AP) adalah perangkat jaringan wireless yang berperan sebagai portal bagi perangkat lain untuk terhubung dengan local area network (LAN).

Perangkat ini membentuk WLAN (wireless local area network) karena menghubungkan WiFi yang terkoneksi dengan jaringan berkabel.

Suatu access point berperan sebagai transmitter dan receiver pusat dari sinyal wireless.

AP menghubungkan suatu router, switch, atau hub berkabel melalui kabel Ethernet, dan memproyeksikan sinyal WiFi ke area yang dituju.

Access point wireless pertama kali dikembangkan sebelum Wi-Fi.

Perangkat tersebut pertama kali diproduksi oleh Proxim Corporation pada tahun 1994, dengan brand RangeLAN2.

Fungsi Access Point

Memancarkan sinyal internet pada perangkat yang terhubung melalui gelombang radio

Berperan sebagai penghubung jaringan lokal yang menggunakan kabel dengan jaringan nirkabel, seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan sebagainya.

Berperan sebagai server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), sehingga access point secara otomatis dapat memberikan alamat IP untuk perangkat yang terkoneksi

Mengatur jumlah akses pada perangkat berdasarkan MAC address

Memberikan fitur keamanan WEP (Wired Equivalent Privacy) dan WPA (Wi-Fi Protected Access.

Cara Kerja Access Point

Access point (AP) bekerja dengan menghubungkan langsung pada router broadband atau switch network dengan Ethernet atau kabel data.

Cara tersebut akan menyediakan koneksi internet dan bandwidth yang dibutuhkan AP.

Access point kemudian meneruskan dan menerima sinyal wireless pada rentang frekuensi 2,4 Ghz maupun 5Ghz (WiFI), sehingga memungkinkan pengguna untuk menghubungkan wireless pada LAN dan internet.

Penggunaan Access Point

Jika kamu memiliki router yang tidak kompatibel dengan WiFi dan menginginkan koneksi WiFi, maka access point dapat menjadi opsi yang tepat.

Selain itu, penggunaan access point juga disarankan pada bangunan yang besar di mana terdapat banyak “blackspot” WiFi.

Jenis-Jenis Access Point

Berdasarkan Aplikasinya

AP Komersial

Sesuai untuk lingkungan komersial yang memerlukan estetika dan banyak pengguna yang mengakses, seperti hotel, supermarket, restoran, atau semacamnya.

Contoh AP komersial yaitu Arupa 500H Hospitality WiFi-6 Access Point yang dirancang untuk hotel.

AP Enterprise-level

AP jenis ini digunakan oleh enterprise, perusahaan besar, dan sejenisnya yang memerlukan keamanan tinggi.

Contoh AP Enterprise level yaitu Cisco AP, Huawei AP, dan Ruckus AP.

Berdasarkan Metode Instalasi

AP In-wall

AP in-wall disebut juga panel type, memiliki penampilan yang kompak.

Selama pemasangan, AP ini perlu ditempelkan pada dinding sehingga umumnya memerlukan reserve slot.

AP Ceiling

AP jenis ini dapat ditempelkan secara langsung pada dinding atau langit-langit selama pemasangan, tanpa perlu dimasukkan ke dinding.

AP ceiling umumnya memiliki kecepatan transmisi yang lebih tinggi dibandingkan AP in-wall.

Berdasarkan Frekuensi

AP Frekuensi Tunggal

Umumnya mengacu pada AP wireless yang mendukung 2.4G, dengan laju transmisi sekitar 150 Mbps dan 450 Mbps.

AP frekuensi tunggal memiliki kemampuan anti-interferensi yang relatif rendah.

AP Dual Band

AP dual band mengacu pada AP wireless yang mendukung 2.4G dan 5.8G sekaligus.

Saat digunakan terminal mobile dapat mencari dua sinyal WiFi dengan laju transmisi yang lebih tinggi dan perlengkapan dengan jumlah lebih besar.

Berdasarkan Kebutuhan Controller

AP Standalone

AP standalone paling banyak digunakan pada lingkungan dengan tingkat permintaan tinggi.

AP jenis ini memerlukan controller wireless yang didedikasikan, dan hanya dapat digunakan melalui konfigurasi controller wireless.

AP Controller Needed

AP ini paling banyak digunakan pada rumah dan jaringan berskala kecil, dengan fungsi yang relatif lengkap.

Umumnya, satu perangkat tunggal dapat menerapkan akses, autentikasi, routing, VPN, translasi alaman, dan fungsi firewall.

Kelebihan dan Kekurangan Access Point

Kelebihan Access Point

  • Access point memungkinkan pengguna sehingga tidak menggunakan PC yang berjalan 24 jam untuk melayani masalah jaringan dengan software khusus
  • Saat access point terhubung dengan banyak komputer, maka pengaturan akan lebih mudah untuk dilakukan.
  • Tingkat keamanan access point lebih terjamin

Kekurangan Access Point

  • Kelemahan jaringan wireless access point terletak pada bagian konfigurasi dan enkripsi yang menggunakan WEP.

Kutip Istilah Ini

Verdianto, Dwi Arizki. 2023. “Access Point - Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya”. Teknogram. Diakses 19 Juli 2024. https://teknogram.id/kamus/access-point/

Berhasil Disalin

Dwi Arizki Verdianto

Dwi adalah penulis dan editor di Teknogram. Dia merupakan seorang web developer dengan keahlian utama di bidang pengembangan web, open source, dan sistem operasi.

Desain Grafis

Desain grafis adalah penciptaan komposisi visual untuk menyelesaikan...

Switch

Switch adalah sebuah alat yang menghubungkan 2 atau...

Status Bar

Status Bar adalah sebuah komponen yang disediakan dalam...

Collision

Collision adalah hasil dari transmisi data antara 2...

Boot

Boot adalah proses awal pada saat menyalakan komputer...

Folder

Folder adalah suatu ruang yang digunakan untuk menyimpan...