DDL / Data Definition Language

Apa itu DDL?

DDL (Data Definition Language) adalah bahasa untuk mendeskripsikan data dan hubungannya dalam suatu database.

DDL digunakan untuk membuat dan memodifikasi struktur objek pada suatu database menggunakan perintah dan sintaks spesifik yang telah ditetapkan.

Dalam pengertian umum, DDL juga digunakan untuk mengacu pada bahasa yang mendeskripsikan data.

Konsep DDL pertama kali dikenalkan sehubungan dengan model database Codasyl, di mana skema database ditulis dalam suatu bahasa sintaks yang mendeskripsikan rekaman, bidang, dan rangkaian model data pengguna.

DDL meliputi pernyataan SQL (Structured Query Language) untuk membuat dan meletakkan database, nama lain, lokasi, indeks, tabel dan sekuens.

Selain itu juga meliputi pernyataan untuk mengubah objek-objek tersebut dan menentukan batasan tertentu pada tabel, seperti: unique key, primary key, foreign key, dan check.

Ketika pernyataan DDL dieksekusi, maka efeknya akan timbul secara langsung pada database.

Perbedaan DDL dan SQL

DDL dianggap sebagai subset dari SQL karena meliputi pernyataan SQL untuk menentukan perubahan pada skema database.

Darti segi bahasa, DDL dan SQL tidak memiliki perbedaan karena sama-sama menggunakan kata kerja bahasa inggris dalam memodifikasi objek dalam database.

Perbedaan DDL dan DML

Pada DML (Data Manipulation Language), perintah digunakan untuk memodifikasi data dalam database.

Penyataan DML mengendalikan akses ke data dalam database.

Sedangkan perintah DDL digunakan untuk membuat, menghapus, atau mengubah struktur dari objek dalam database, bukan pada data.

Perintah Umum DDL

Perintah paling umum yang ada pada DDL meliputi Create, Alter, Drop, dan Truncate.

Create

Perintah Create digunakan untuk membuat objek baru, baik berupa database, tabel, indeks, atau prosedur yang tersimpan.

Perintah Create yang umum digunakan ialah Create Table, berikut sintaks nya:

CREATE TABLE [table name] ([column definitions]) [table parameters]

Berikut penggunaan perintah Create pada DDL:

  • Create Database: membuat database baru.
  • Create Table: membuat suatu tabel dengan menentukan kolom-kolomnya serta setiap jenis data dan panjang bidang setiap kolom.
  • Create Stogroup: membuat stogroup Db2-style untuk menentukan area folder fisik untuk menyimpan objek database.
  • Create Tablespace: membuat tablespace Db2-style untuk menyimpan tabel dari database yang sama pada berbagai jalur direktori.
  • Create Alias: menentukan sebuah nama lain untuk tabel atau view yang sudah ada.
  • Create Synonym: dapat digunakan untuk membuat nama alternatif untuk tabel atau view yang sudah ada pada lokasi saat ini.
  • Create Index: membuat suatu indeks pada satu atau sejumlah kolom tabel untuk pengambilan data yang lebih cepat dan untuk meningkatkan keunikan batasan pada kolom.
  • Create Location: membuat lokasi server XDB baru pada subdirektori yang dikhususkan untuk pengguna.
  • Create Sequence: membuat suatu sekuens pada server aplikasi
  • Create View: menentukan tabel virtual yang membatasi pengambilan data dan pembaharuan rangkaian kolom dan baris dari table base tunggal atau multibase.

Drop

Perintah drop digunakan untuk menghilangkan atau menghapus objek pada database.

Perintah drop tidak bisa di undo, sehingga objek yang telah dihapus tidak bisa dipulihkan.

SIntaks untuk perintah drop cukup sederhana, yaitu:

DROP objecttype objectname.

Berikut beberapa penggunaan perintah drop yang umum:

  • Drop Database: menghapus database beserta dengan semua objek yang berkaitan.
  • Drop Stogroup: menghapus stogroup
  • Drop Table: menghapus tabel database dan semua indeks, view, sinonim terkait.
  • Drop Location: menghapus lokasi server XDB yang ditentukan pengguna dan tabel katalog, struktur direktori serta objek terkait.
  • Drop View: menghapus suatu view

Alter

Perintah Alter digunakan untuk memodifikasi objek pada database, seperti indeks, lokasi, dan stogroup.

Sintaks untuk perintah Alter yaitu:

ALTER objecttype objectname parameter

Berikut beberapa penggunaan umum perintah Alter:

  • Alter Database: mengubah parameter informasi pada suatu database
  • Alter Stogroup: memodifikasi spesifikasi dari stogroup
  • Alter Table: menambah, menghilangkan, atau mengubah kolom dan tipe datanya
  • Alter Index: memodifikasi konfigurasi dari indeks yang telah ada

Truncate

Perintah Truncate digunakan untuk menghapus semua data dari suatu tabel.

Truncate lebih cepat daripada Delete

Sintaks untuk perintah Truncate yaitu:

TRUNCATE Table table_name;

Kutip Istilah Ini

Verdianto, Dwi Arizki. 2023. “DDL (Data Definition Language) - Pengertian dan Contoh Perintahnya”. Teknogram. Diakses 1 Maret 2024. https://teknogram.id/kamus/ddl/

Berhasil Disalin

Dwi Arizki Verdianto

Dwi adalah penulis dan editor di Teknogram. Dia merupakan seorang web developer dengan keahlian utama di bidang pengembangan web, open source, dan sistem operasi.

Monitor

Monitor adalah perangkat output yang menampilkan hasil pemrosesan...

Publisher

Microsoft Publisher adalah salah satu software dari Microsoft...

Backup

Backup adalah proses membuat dan menyimpan salinan data...

Desktop

Desktop adalah tampilan layar utama pada PC yang...

Esports

Esports adalah singkatan dari electronic sports, yang dapat...

Shutdown

Shutdown adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan proses...