Debian 12 "Bookworm" Resmi Dirilis, Apa yang Baru?

Debian 12 “Bookworm” Resmi Dirilis, Apa yang Baru?

Debian resmi merilis versi terbarunya yaitu Debian 12 dengan codename Bookworm. Apa saja pembaruan yang akan didapatkan?

Debian, salah satu distribusi Linux yang terkenal dengan kestabilannya, baru saja merilis versi terbarunya, yaitu Debian 12 ‘Bookworm’.

Setelah dua tahun dalam pengembangan, versi terbaru ini menjadi penerus Debian 11 ‘Bullseye’ yang dirilis pada tahun 2019.

Debian dikenal sebagai distribusi Linux yang konsisten, stabil, cepat, dan handal.

Pada Debian 12, ISO utama menyertakan versi free dan non-free software. Pengguna bisa bebas memilih versi mana yang akan diinstal sesuai kebutuhan mereka.

Inti pembaruan dari Debian 12 adalah kernel Linux 6.1, yang meskipun bukan versi kernel terbaru, namun merupakan versi dengan dukungan jangka panjang (LTS) hingga 2027.

Tentu versi ini adalah pilihan yang tepat untuk digunakan pada sistem operasi Debian yang terkenal stabil.

Debian bookworm juga memiliki penambahan lebih dari 11.000 paket baru, sehingga totalnya menjadi 64.419 paket.

Namun, sekitar 10% paket dari Debian 11 telah dihapus karena dianggap telah usang.

Pengguna yang ingin melakukan upgrade ke Debian 12 perlu memperhatikan hal ini agar tidak mengalami kendala terhadap kompabilitas software yang biasa digunakan sehari-hari.

Debian 12 menyertakan berbagai perangkat lunak terbaru seperti LibreOffice 7.4.5.1, Evolution 3.46.4-2, Transmission 3.0, PHP 8.2, Python 3.11.2, Mozilla Firefox ESR, dan masih banyak lagi.

Beberapa lingkungan desktop (DE) yang diperbarui juga tersedia, termasuk GNOME 43, KDE Plasma 5.27, LXDE 11, LXQt 1.2.0, MATE 1.26, dan Xfce 4.18.

Untuk tampilan desktopnya, Debian 12 menggunakan tema “Emerald” yang baru di seluruh sistem operasi, termasuk boot loader, installer, wallpaper desktop, hingga dokumentasi.

tampilan baru desktop debnian 12 bookworm

Tema Adwaita juga telah mengalami banyak perubahan sejak Debian 11, yang pastinya akan lebih disukai oleh para pengguna Debian yang ingin melakukan upgrade.

Beberapa perubahan penting lainnya pada Debian 12 antara lain adalah bootloader GRUB yang tidak lagi menjalankan os-prober secara default, implementasi malloc baru, penghapusan daemon syslog yang diinstal secara default, serta pembaruan font besar-besaran, termasuk Google Fonts.

Secara keseluruhan, Debian 12 ‘Bookworm’ mendapatkan peningkatan yang cukup signifikan.

Selain pembaruan desktop dengan fitur-fitur baru, dukungan perangkat keras juga ditingkatkan berkat kernel Linux yang lebih baru dan akses yang lebih mudah ke proprietary driver.

Selain itu, para developer juga bisa mendapatkan akses ke puluhan ribu paket yang telah diperbarui.

Bagi pengguna yang ingin update ke Debian 12, bisa langsung mengunduh installer ISO resminya melalui situs Debian.org atau melakukan update secara langsung melalui Terminal.

YouTube Akan Hadirkan Fitur ‘For You’ di Laman Channel

Sebelum 20 November, konten kreator YouTube dapat mengatur apa yang ingin ditampilkan di bagian For You, bahkan bisa menonaktifkannya.

Instagram Luncurkan 4 Fitur Baru untuk Gen Z, Ini Daftarnya!

Beberapa bulan mendatang, berbagai fitur baru Instagram akan segera hadir. Meta menargetkan fitur ini khusus untuk menarik pengguna Gen Z.

Resmi Dirilis, Counter-Strike 2 Hadirkan Grafik yang Super Mulus

Melalui akun Twitternya, Valve mengumumkan bahwa Counter-Strike 2 sudah resmi dirilis dengan grafik yang super mulus dari pendahulunya.

Samsung Bakal Ganti Google dengan Bing di Smartphone Terbarunya

Samsung kabarnya akan mengganti Google sebagai mesin pencari defaultnya dengan Microsoft Bing. Apakah karena faktor AI?

Android 14 Bakal Punya Fitur Kesehatan Baterai, Ini Fungsinya!

Android 14 akan hadirkan fitur baru yang berhubungan dengan kesehatan baterai. Seperti apa detailnya?

Gboard Kenalkan OCR, Fitur Baru Mirip Google Lens!

Pengguna android kini sudah tidak perlu memakai Google Lens untuk memindai teks dari gambar saat menggunakan Gboard.