Screensaver

Apa itu Screensaver?

Screensaver adalah sebuah fitur yang ada pada komputer atau handphone untuk memunculkan gambar dinamis pada saat perangkat tidak digunakan untuk beraktivitas.

Screensaver umumnya akan muncul ketika komputer tidak menerima input command selama beberapa waktu.

Kata screensaver berasal dari bahasa inggris yang artinya adalah penghemat layar.

Maksudnya adalah screensaver tidak hanya berperan sebagai penampil gambar secara dinamis saja, akan tetapi juga berfungsi sebagai penghemat daya.

Sebenarnya, pada setiap komputer sudah memiliki instalasi fitur screensavernya sendiri. Hanya saja, pada beberapa komputer fitur screensaver tidak dapat aktif secara otomatis setelah diinstal.

Maka dari itu, kamu sebagai pengguna komputer perlu mengaktifkan secara manual fitur screensaver tersebut.

Meskipun banyak dianggap sebagai hal sepele, nyatanya screensaver memiliki fungsi dan efek positif bagi kesehatan komputermu, khususnya bagi layar komputer.

Hal ini karena tujuan awal dari adanya screensaver adalah untuk mencegah terjadinya burn-in pada layar monitor komputer lama.

Meskipun saat ini pada komputer modern burn-in tidak lagi menjadi suatu masalah, namun banyak orang yang masih menggunakan screensaver karena alasan keindahan atau untuk menyembunyikan informasi pribadi yang ada pada layar.

Jenis-Jenis Screensaver

Teknologi yang kian berkembang juga ternyata mempengaruhi munculnya macam-macam screensaver.

Tidak hanya satu, kini screensaver semakin banyak dan semakin beragam jenisnya, di antaranya adalah:

  1. Blank. Screensaver yang satu ini hanya akan menampilkan layar kosong atau layar hitam untuk mengistirahatkan layar komputer
  2. Photo Gallery. Jenis yang ini yaitu dengan menampilkan koleksi foto yang ada pada galeri
  3. 3D text. Berbentuk text 3 dimensi yang bergerak secara teratur
  4. Bubbles. Memiliki bentuk tampilan gelembung-gelembung yang bergerak secara acak dan saling bertabrakan seperti di dalam kolam aquarium
  5. Foto. Screensaver jenis yang ini dapat menampilkan kumpulan foto yang tersimpan dalam direktori pictures
  6. Ribbons. Berbentuk garis tebal dan lebar warna-warni yang melengkung dan bergerak secara acak
  7. Mystify. Berbentuk rangkaian garis warna-warni yang bergerak acak tapi dengan ukuran yang lebih tipis dan berlipat ganda.

Fungsi Screensaver

Secara umum, fitur screensaver memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

1. Mencegah rusaknya layar

Kegunaan utama adanya screensaver adalah sebagai pelindung layar dari terbakarnya layar atau yang biasa disebut dengan screen burn.

Umumnya kerusakan layar seperti ini hanya bisa terjadi pada layar CRT atau Cathode Ray Tube.

Tidak hanya itu, adanya screensaver juga berfungsi melindungi kecerahan layar yang redup secara tiba-tiba.

Bahkan, screensaver dapat melindungi layar dari bercak-bercak tidak jelas, layar yang bergaris, layar berbayang, warna yang tidak stabil, dan kerusakan lainnya.

Jadi, tidak heran apabila komputer dengan layar CRT sering digunakan maka akan menimbulkan kualitas warna yang tidak lagi stabil.

Berbeda dengan komputer yang menggunakan layar LCD atau LED, kedua layar ini tidak membutuhkan screensaver karena sudah memiliki fitur energy saving.

2. Mencegah Prosesor Mati

Pada komputer yang tidak mengaktifkan fitur screensaver, biasanya ketika komputer dibiarkan saja selama beberapa menit, maka komputer akan berganti mode menjadi sleep atau bahkan turn off.

Nah, dengan menggunakan screensaver ini kamu bisa mencegah komputer memasuki mode sleep tersebut.

Jadi, ketika kamu tidak menggunakan komputer untuk beraktivitas selama beberapa waktu, ketika kamu kembali ingin menggunakan komputer tersebut, komputer masih dalam keadaan menyala.

Selain itu, manfaat lainnya adalah untuk mengurangi penuhnya memori.

Hal ini karena ketika komputer dalam mode sleep dan kembali kamu nyalakan, maka aplikasi maupun pekerjaan yang sedang berjalan akan mengonsumsi lebih banyak memori.

Screensaver inilah yang akan mencegah konsumsi memori tersebut.

3. Manajemen Daya

Fungsi lain dari penggunaan screensaver adalah sebagai pengatur daya konsumsi pada komputer.

Aktifnya fitur screensaver dapat membantumu dalam mengatur energi dan memaksimalkan kinerja komputer serta menyesuaikan kontras layar.

Pengaturan daya lainnya yaitu dapat mengatur waktu mati layar, mengatur mode sleep, dan rencana kontras layar pada komputer ketika komputer terhubung dengan charger.

Dengan begitu, screensaver ini dapat secara otomatis menyesuaikan kinerja laptop dengan dengan penggunaan energi untuk hardware.

Dan pada dasarnya, screensaver bukanlah penghemat daya, akan tetapi berfungsi dalam manajemen daya terhadap kinerja komputer.

Hal ini karena sebenarnya screensaver justru cukup banyak dalam menguras daya listrik komputer. 

4. Sebagai Hiasan Layar

Banyak waktu yang kamu habiskan di depan layar komputer mungkin bisa membuatmu sangat jenuh karena tampilan layar yang sangat membosankan.

Oleh karena itu, penggunaan screensaver merupakan suatu cara alternatif untuk membuat tampilan layar tidak lagi membosankan. 

Sebagai media visual yang menarik, kamu bisa memilih tema dan gambar seperti apa untuk memenuhi seleramu.

Hal ini tentu akan menjadi kesenangan tersendiri karena dapat mengobati kejenuhan terhadap layar komputer yang biasa saja.


Kutip Istilah Ini

Verdianto, Dwi Arizki. 2023. “Screensaver - Pengertian, Jenis, dan Fungsinya”. Teknogram. Diakses 19 Juli 2024. https://teknogram.id/kamus/screensaver/

Berhasil Disalin

Dwi Arizki Verdianto

Dwi adalah penulis dan editor di Teknogram. Dia merupakan seorang web developer dengan keahlian utama di bidang pengembangan web, open source, dan sistem operasi.

Driver

Driver adalah perangkat lunak (software) yang digunakan untuk...

Storage Device

Storage device adalah perangkat keras yang bertugas menyimpan,...

Mod

Apa itu Mod? Mod adalah kependekan dari Modification...

Touchscreen

Touchscreen (layar sentuh) adalah suatu perangkat display yang...

Footer

Footer adalah bagian yang terletak di bawah dokumen...

Access Point

Access point (AP) adalah perangkat jaringan wireless yang...