lepas baterai laptop sambil dicas

Manfaat dan Resiko Melepas Baterai Laptop Sambil Dicas, Apa Saja?

Apakah aman melepas baterai laptop sambil dicas? Pertimbangkan 11 hal ini dulu sebelum melakukannya!

Pernahkah terpikirkan apakah saat cas laptop lebih baik baterai dipasang atau di lepas?

Apa manfaat dan resiko yang di dapat dari kedua cara di atas?

Yuk, simak artikel ini untuk penjelasan detail tentang melepas baterai laptop saat dicas.

Keuntungan Melepas Baterai Saat Dicas

Jika kamu memiliki laptop yang baterainya bisa dilepas, kamu memiliki beberapa keuntungan dari melepas baterai saat sedang di cas yang berdampak baik bagi kualitas baterai.

Berikut manfaat dari melepas baterai saat di cas.

1. Mengoptimalkan Masa Pakai Baterai

Jika kamu adalah pengguna yang dalam sehari menggunakan laptop secara terus-menerus, opsi melepas baterai saat charging dapat berpotensi memperpanjang umur baterai.

Menurut situs Wired, setiap sel dalam baterai lithium polimer yang diisikan dengan daya listrik akan memberikan tegangan sesuai dengan persentase pengisiannya.

Semakin tinggi persentasi pengisian daya, maka semakin besar pula tegangan yang diberikan pada baterai tersebut, hal ini akan berpengaruh pada sel baterai yang akan menyimpan banyak tegangan saat baterai laptop diisi apalagi sambil digunakan.

So, jika kamu yang hampir seharian penuh menggunakan laptop, biarkan baterai beristirahat dengan melepasnya saat melakukan pengisian daya dan tentunya membuat bateraimu lebih awet.

2. Mengurangi Resiko Panas Berlebih

Tidak hanya pengisian daya yang akan merusak baterai, panas berlebih yang diakibatkaan proses charging akan membuat baterai lebih cepat rusak.

Panas yang ekstrim akan mempercepat degradasi dan kerusakan baterai yang dapat menyebabkan sel baterai mengembang dan mengembung.

Resiko Melepas Baterai Saat Dicas

Dibalik manfaat yang diberikan dari melepas baterai saat pengisian daya, ternyata ada sejumlah resiko yang perlu kamu pertimbangkan.

1. Kehilangan Daya Mendadak

Jika kamu berada di lingkungan rumah yang sering mengalami pemadaman listrik, melepas baterai sambil dihubungkan ke stopkontak sebaiknya kamu hindari karena laptop akan mati mendadak dan semua yang sudah kamu kerjakan tidak tersimpan dengan sempurna atau bahkan tidak sama sekali.

2. Kerusakan pada Motherboard

Faktanya, adanya lonjakan arus listrik yang tinggi pada laptop akan merusak motherboard yang menyebabkan terganggunya fungsi proses pengisian baterai.

3. Kesalahan dalam Penyimpanan Baterai

Dengan melepas baterai laptop, seringkali kita kurang memperhatikan tempat penyimpanannya, sehingga berada di tempat yang tidak seharusnya inilah yang akan meningkatkan resiko kerusakan baterai.

Tips Melepas Baterai Laptop Saat Dicas

Nah, jika kamu telah mempertimbangkan kondisi pemakaian dan berbagai keuntungan juga resiko dari melepas baterai laptop saat pengisian daya, kamu bisa lakukan tips ini untuk menjaga baterai kamu tetap awet.

1. Simpan Baterai Dengan Baik dan Benar

Simpan baterai laptop di tempat yang sejuk dan kering dan tidak di dekat elektronik yang menghasilkan panas.

Hindari memasukan baterai ke lemari pendingin karena cara tersebut sama sekali tidak efektif untuk menjaganya tetap dingin karena basah, lembab dan adanya kondensasi justru akan merusak baterai.

Penyimpanan di suhu ruangan, jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan sangat direkomendasikan.

2. Jangan Biarkan Baterai Kosong Total

Membiarkan baterai dalam keadaan kosong akan memperpendek umur baterai bahkan merusaknya, sehingga kamu bisa memastikan setidaknya baterai terisi sebanyak 30%-50% saat hendak di lepas.

3. Rutin Memeriksa Kesehatan Baterai

Jangan sampai keseringan lepas baterai membuatmu jadi lupa cek kondisi baterai.

Lakukan pengecekan secara berkala pada baterai dengan menggunakannya sesekali untuk memastikan baterai tetap berfungsi secara optimal, karena membuat baterai nganggur dapat merusak kinerjanya.

Cara Merawat Baterai Laptop

Sebagai salah satu elekronik untuk bekerja yang mudah di bawa ke mana-mana, jangan sampai baterai laptopmu gampang ngedrop karena perawatan yang salah.

Ini cara merawat baterai laptop agar awet dalam waktu yang lama.

1. Jaga Daya Baterai

Menggunakan baterai dalam persentasi yang rendah dan membiarkan baterai dalam keadaan penuh 100% dalam waktu yang lama sangat tidak direkomendasikan.

Terdengar serba salah bukan?

Banyak pakar teknologi yang menganjurkan bahwa persentasi baterai yang baik ada di rentang 20%-80% untuk menjaga kualitasnya.

Artinya, jangan biarkan baterai terlalu sering berada di bawah 20% dan segera mencabut kabel charger saat baterai sudah mencapai 80% untuk menghentikan tegangannya.

2. Selalu Gunakan Baterai dan Adaptor yang Tepat

Jika sangat memerlukan penggantian baterai juga adaptor pada laptop karena kondisi tertentu, pastikan bahwa yang kamu gunakan adalah model yang kompatibel dan merk yang sama.

Penggunaan baterai dan adaptor yang tidak resmi akan menimbulkan kerusakan yang serius pada laptopmu.

3. Hindari Lepas Pasang Kabel Saat Baterai Belum Terisi Penuh

Jika kamu punya kebiasaan lepas pasang charger laptop karena menghindari panas berlebih, mengganggu atau hal lainnya, siap-siap kerusakan baterai jadi taruhannya.

Bolak-balik lepas pasang kabel charger sangat berbahaya bagi kesehatan baterai karena mempercepat degradasi sel baterai, jadi lakukanlah pengisian baterai dengan aman dan efisien tanpa gangguan.

Kesimpulan

Terlepas dari dipasang atau dilepasnya baterai saat pengisian daya, nyatanya semua harus disesuaikan dengan kondisi dan aktivitasmu sehari-hari.

Jika kamu berada di lingkungan yang sering mengalami pemadaman listrik, cara ini sama sekali tidak direkomendasikan karena justru akan merusak laptop.

Namun, jika kamu rasa lingkungan cukup kondusif, sah-sah saja untuk dilakukan.

Apalagi kalau kamu sering menggunakan laptop hampir seharian penuh, sehingga melepas baterai akan memperpanjang masa pakainya.

Namun cara ini menjadi kurang relevan lantaran sebagian besar laptop yang diproduksi zaman sekarang memiliki baterai yang tersegel, sehingga perawatan baterai menjadi satu satunya cara untuk menjaga kualitasnya.

Perawatan baterai dapat kamu lakukan dengan selalu mengkondisikan persentase baterai pada rentang 20%-80%, menggunakan adaptor resmi, serta melakukan pengisian baterai dengan aman.

Anisa Rahmawati

Anisa adalah contributor writer di Teknogram untuk artikel how-to seputar panduan pemula dalam menggunakan perangkat teknologi. Ia adalah pengguna Windows dan iPhone yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam menggunakan device ini.

9 Cara Mengatasi Touchpad Laptop yang Tidak Berfungsi

Sedang mengalami masalah dengan touchpad laptop? Jika iya, maka kamu bisa coba beberapa cara memperbaiki touchpad laptop...

5 Cara Hapus Virus di Laptop Windows Hingga Tak Tersisa

Panduan lengkap tentang cara hapus virus di laptop, mulai dari ciri-ciri terkena virus, pencegahan, hingga cara membersihkannya.

[Lengkap] Cara Masuk BIOS di PC dan Laptop (Semua Merek)

Ingin masuk ke BIOS tapi tidak tahu caranya? Tenang! Masuk BIOS di PC atau laptop sebenarnya bukanlah...

7+ Cara Restart Laptop Semua Merek (Asus / Lenovo / DLL)

Mau restart laptop tapi tidak tahu caranya? Jika iya, maka kamu bisa coba beberapa cara restart laptop...

3 Cara Membuat Bootable Flashdisk Windows 10

Ingin install Windows 10? Jika iya, tentu kamu perlu media instalasi Windows 10, salah satunya adalah bootable...

7 Cara Download Game di Laptop dan PC (Mudah & Gratis)

Game bawaan yang ada di laptop biasanya memang kurang menarik dan cenderung membosankan. Oleh karena itu, mungkin...