10 Cara Menghentikan WhatsApp Disadap (dan Mencegahnya)

Indah Fitriana
Indah Fitriana
10 Cara Menghentikan WhatsApp Disadap (dan Mencegahnya)

Jika kamu merasa ada yang menyadap WhastApp-mu, maka kamu harus segera menghentikannya agar tidak semakin parah.

Nah, di artikel ini, kamu bisa pelajari bagaimana cara menghentikan WhatsApp yang disadap lengkap dengan cara mencegahhnya agar tidak terjadi lagi.

Namun, pastikan kamu sudah tahu dulu cara mengetahui WhatsApp yang disadap.

Jika sudah yakin, kamu bisa langsung ikuti beberapa cara di bawah ini untuk menghentikannya.

Cara Menghentikan WhatsApp yang Disadap

1. Keluar dari Perangkat Tak Dikenal

Untuk bisa menghentikan proses penyadapan WhatsApp, kamu bisa mengeluarkan perangkat tak dikenal yang baru saja login ke WA milikmu.

Hal ini karena ada beberapa metode penyadapan WhatsApp yang mengggunakan barcode untuk login ke akun target.

Ketika sudah login, maka perangkat tersebut akan tercatat di akun WhatsApp-mu.

Nah, jika demikian, kamu bisa menghentikannya dengan mengeluarkan perangkat tersebut dari WhatsApp-mu.

Cara menghentikannya adalah sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi WhatsApp

  2. Klik ikon titik tiga, kemudian pilih Linked Device (Perangkat Tertaut)

    perangkat tertaut di whatsapp

  3. Perhatikan daftar perangkat yang ditampilkan

  4. Klik pada perangkat yang tidak kamu kenal

  5. Klik Logout (Keluar) untuk menghentikan penyadapan WhatsApp

    logout perangkat untuk menghentikan penyadapan wa

2. Hapus Aplikasi yang Mencurigakan

Beberapa pelaku penyadapan WhatsApp biasanya menggunakan aplikasi sadap WA untuk melancarkan aksinya.

Umumnya, aplikasi ini akan dipasang ke HP target agar bisa membaca seluruh percakapan WhatsApp yang sedang dilakukan.

Untuk menghentikannya, kamu bisa hapus saja aplikasi tak dikenal yang menurutmu mencurigakan.

Cukup buka menu atau launcher di HP-mu, tekan dan tahan aplikasi yang tak dikenal, kemudian pilih Hapus atau Uninstall.

3. Matikan Fitur GPS untuk Sementara

Proses penyadapan WhatsApp biasanya juga melakukan pelacakan terhadap lokasimu saat ini.

Hal ini digunakan agar si pelaku bisa selalu mengetahui lokasi akuratmu ketika kamu berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Jika kamu tidak ingin pelaku mengetahui lokasimu, kamu bisa coba untuk mematikan fitur Location atau GPS yang ada di HP-mu.

Namun, hal ini hanya menghentikan penyadapan yang berkaitan dengan pelacakan lokasi.

Jika ingin menghentikan penyadapan chat atau telepon, pastikan kamu tetap melakukan langkah 1 dan 2 yang sudah dijelaskan di atas.

4. Force Close Aplikasi WhatsApp

Jika kamu sudah melakukan langkah 1 sampai 3 di atas, kamu bisa melengkapinya dengan melakukan Force Close aplikasi WhatsApp.

Hal ini dilakukan untuk mereset sesi WhatsApp yang ada di HP-mu agar tidak ada lagi "jejak" si penyadap.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Buka pengaturan HP

  2. Pilih menu Aplikasi

  3. Cari dan pilih aplikasi WhatsApp

  4. Pilih Force Close (Paksa Henti)

    force close untuk menghentikan wa disadap

5. Ganti Nomor WhatsApp

Jika kamu masih merasa ada yang menyadap WhatsApp-mu bahkan setelah melakukan keempat cara di atas, maka cara terakhir yang bisa kamu coba adalah dengan mengganti nomor WA.

Tenang saja, kamu tidak akan kehilangan kontak ataupun history chat yang ada di WhatsApp-mu selama kamu sudah melakukan backup WA ke Google Drive.

Untuk menggantinya, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka aplikasi WhatsApp

  2. Klik ikon titik tiga, kemudian pilih Setelan

  3. Pilih menu Akun

  4. Selanjutnya, pilih menu Ganti Nomor

    ganti nomot whatsapp

  5. Ikuti petunjuk yang ditampilkan di layar sampai selesai

Cara Mencegah WhatsApp Disadap

Nah, jika sudah berhasil menghentikan WA yang disadap, sebaiknya kamu juga terapkan beberapa langkah pencegahan yang kami jelaskan di bawah ini.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, maka kamu bisa mengantisipasi agar WhatsApp-mu tidak disadap lagi di kemudian hari.

Berikut adalah beberapa cara mencegah WA disadap yang bisa kamu terapkan:

1. Aktifkan Verifikasi 2 Langkah

Verifikasi 2 langkah bekerja dengan cara menambahkan password tambahan pada akun WhatsApp-mu sebagai proses verifikasi.

Jika si penyadap tidak tahu passwordnya, maka WA-mu tidak akan bisa lagi disadap dengan cara apapun.

Cara mengaktifkan verifikasi 2 langkah di WhatsApp adalah sebagai berikut:

  1. Buka WhatsApp

  2. Klik ikon titik tiga, kemudian pilih Setelan

  3. Masuk ke menu Akun

  4. Pilih Verifikasi Dua Langkah (Two Step Verification)

    cegah wa disadap dengan verifikasi dua langkah

  5. Pilih Aktifkan (Enable)

  6. Masukkan PIN untuk password WhatsApp

  7. Simpan pengaturan

  8. Selesai, sekarang kamu akan diminta PIN jika ingin membuka WA di HP lain

info icon

Jika kamu mengaktifkan verifikasi 2 langkah, pastikan kamu MENGINGAT PIN YANG KAMU BUAT agar tetap bisa login ke WhatsApp.

2. Aktifkan Kunci Sidik Jari

Jika kamu menggunakan HP yang memiliki fingerprint, maka kamu bisa mengaktifkan proteksi tambahan berupa kunci sidik jari.

Dengan demikian, hanya kamu saja yang bisa login ke WhatsApp karena akan menggunakan sidik jarimu sebagai password.

Cara mengaktifkannya adalah sebagai berikut:

  1. Buka pengaturan WhatsApp

  2. Pilih menu Akun

  3. Lanjutkan dengan memilih menu Privasi

  4. Scroll ke bawah dan pilih Kunci Sidik Jari (Fingerprint Lock)

    fingerprint lock di wa

  5. Aktifkan opsi Buka kunci dengan Sidik Jari (Unlock with Fingerprint)

3. Jangan Bagikan Live Location

Jika kamu merasa pernah membagikan Live Location lewat WhatsApp, maka sebaiknya kamu hentikan sekarang juga.

Hal ini karena fitur Live Location memungkinkan orang lain untuk mengetahui lokasimu saat ini secara realtime, melalui WhatsApp.

Nah, fitur ini bisa dimanfaatkan oleh penyadap untuk melacak keberadaanmu di manapun kamu berada.

Untuk mencegahnya, kamu bisa matikan fitur Live Location dengan cara berikut ini:

  1. Buka menu Setelan WhatsApp

  2. Pilih menu Akun kemudian pilih Privasi

  3. Klik menu Live Location (Lokasi Terkini)

    live location di wa

  4. Jika ada yang aktif, klik lokasi tersebut kemudian pilih Hentikan Berbagi (Stop Sharing) > Hentikan (Stop)

4. Hindari Sembarangan Menginstall Aplikasi

Seperti penjelasan sebelumnya, pelaku penyadapan WhatsApp biasanya menggunakan aplikasi tertentu yang dipasang pada HP target.

Aplikasi ini bisa dipasang dengan berbagai cara, salah satunya adalah mengirim link tertentu agar si target mau menginstallnya.

Nah, untuk mencegah penyadapan WA, sebaiknya kamu hindari menginstall aplikasi dari sumber-sumber yang tak dikenal.

Utamakan menginstall aplikasi melalui Google Play Store, App Store, atau situs terpercaya lainnya yang keamanannya terjamin.

5. Aktifkan Kunci Layar pada HP

Selain mengamankan WhatsApp dengan beragam password, kamu juga bisa memasang kunci layar pada HP-mu sebagai pengaman tambahan.

Tiap HP umumnya sudah memiliki fitur ini, kamu hanya perlu mengaturnya melalui pengaturan HP-mu kemudian pilih kunci layar yang kamu inginkan.

Kunci tersebut biasanya bisa berbentuk pola, kata sandi, atau PIN berupa angka.

Silakan kamu sesuaikan sendiri mana yang sekiranya mudah untuk kamu ingat.

💡 Rangkuman

Berikut adalah beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghentikan dan mencegah WhatsApp disadap:

  1. Keluar dari perangkat tak dikenal
  2. Hapus aplikasi yang mencurigakan
  3. Matikan fitur GPS untuk sementara
  4. Tutup paksa aplikasi WhatsApp
  5. Ganti nomor WhatsApp
  6. Aktifkan verifikasi dua langkah di WhatsApp
  7. Aktifkan kunci sidik jari di WhatsApp
  8. Jangan pernah bagikan Live Location
  9. Jangan sembarangan install aplikasi
  10. Aktifkan kunci layar pada HP

Nah, itulah beberapa cara menghentikan WA yang disadap lengkap dengan cara pencegahannya.

Jika kamu sudah mengikuti semua langkah di atas, maka kamu akan meminimalisir terjadinya proses penyadapan.

Semua langkah di atas (jika dilakukan dengan benar) akan efektif untuk mengatasi segala jenis penyadapan WhatsApp dengan cara apapun.

Selamat mencoba!

Indah Fitriana
Ditulis Oleh Indah Fitriana

Indah merupakan kontributor di Teknogram. Memiliki pengalaman selama 2 tahun lebih sebagai Social Media Officer, Indah ingin membagikan tips menggunakan dan mengelola sosial media yang praktis kepada pembaca.

Beri Komentar